1. Berhenti Merokok
Mengonsumsi Tembakau atau merokok memperbesar kemungkinan terkena kanker. Merokok telah diindikasi sebagai penyebab terjadinya jenis kanker, seperti; paru-paru,mulut, pankreas, laring, kandung kemih, leher rahim dan ginjal. Tembakau disebut sebagai penyebab terbesar terhadap penyakit di mulut dan pankreas. Selain itu paparan asap rokok juga, sangat berbahaya terhadap paru-paru anda.
Memutuskan berhenti merokok atau menghindari asap rokok adalah sebuah keputusan yan terbaik untuk menjaga kesehatan. Terutama untuk mencegah terjadinya kanker. Jika anda merasa kesulitan untuk berhenti merokok mintalah konsultasi dengan dokter.
![]() |
| img:commons.wikimedia.org |
2. Makan Makanan Sehat
Meskipun menyeleksi makanan yang ada di toko atau pasar makanan tidak menjamin 100% terhindar dari resiko terkena penyakit kanker, Namun beberapa petunjuk berikut akan membantu anda:
- Banyak Makan Buah dan Sayur
- Hindari Obesitas
- Jangan Mengonsumsi Alkohol
- Kurangi Makan Daging Olahan
3. Pertahankan Berat Badan dan Lebih Aktif
Menjaga berat badan agar tetap ideal akan menurunkan resiko terkena penyakit kanker payudara, prostat, usus besar dan ginjal. Selain itu, menjadi lebih aktif juga akan menurunkan terserang kanker payudara dan kanker usus besar.
Rajin berolah raga selain akan menjaga berat badan tubuh tetap ideal juga akan meningkatakan kesehatan. Usahakan berolahraga, misalkan melakukan aerobik atau olahraga lainnya setidaknya 75-150 menit seminggu. Juga diimbangi aktifitas fisik harian +- 30 menit sehari, semakin banyak semakin baik.
4. Melindungi Dari Sinar Matahari
Sinar Matahari adalah salah satu penyebab terjadinya kanker kulit. Untuk menghindarinya sebaiknya anda memperhatikan hal-hal berikut;
- Hindari sinar matahari siang hari.
- Gunakanlah Kacamata hitam atau topi lebar.
- Gunakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh anda
- Menggunakan Tabir Surya
5. Diimunisasi/Suntikan anti kanker
Pencegahan kanker juga dapat dilakukan melalui imunusasi, sebelum melakukannya ada baiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter.
- Hepatitis B
- Human Papillomavirus(HPV)
6. Hindari sex bebas dan bertukar jarum suntik
- Hindari sex bebas dan bergonta ganti pasangan, semakin sering berganti pasangan semakin besar pula kemungkinan terinfeksi HIV atau HPV. Orang yang terinfeksi HIV atau AIDS akan memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker anus, hati, da paru-paru. HPV adalah penyebab terjadinya kanker serviks, namun demikian juga bisa memicu timbulnya kanker anus, penus, tenggorokan, vulva dan vagina.
- Bertukar jarum suntik, yang dilakukan pengguna narkoba akan menyebabkan penularan HIV, Hepatitis B dan Hepatiis C yang akan meningkatkan resiko kanker hati.
Pemeriksaan rutin dimaksudkan agar anda akan lebih awal mendeteksi kemungkinan infeksi. Seperti kanker kulit, usus besar, leher rahim dan payudara. Dan keberhasilan kesembuhan akan lebih besar. Selalu berkonsultasi dengan dokter juga termasuk usaha terbaik menghindari kanker.
sumber:
http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/cancer-prevention/art-20044816?pg=2
Sekian Dulu Sobat, Semoga Bermanfaat..

0 komentar:
Posting Komentar